Selasa, 13 November 2012

INDUSTRI BATIK, INDUSTRI KREATIF MENUJU INDONESIA


Dewasa ini, industri kreatif tengah menjadi topik utama yang digemakan dalam dunia industri. Berbagai kebijakan dan program pemerintah dicanangkan dalam rangka mewujudkan industri kreatif Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan untuk perkembangan ekonomi Indonesia. Industri kreatif dipandang semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian, berbagai pihak berpendapat bahwa “kreativitas manusia adalah sumber daya ekonomi utama” dan bahwa “industri abad kedua puluh satu akan tergantung pada produksi pengetahuan melalui kreativitas dan inovasi”.
Industri Kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Industri kreatif juga dikenal dengan nama lain Industri Budaya (terutama di Eropa) atau juga Ekonomi Kreatif . Kementerian Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
Dengan demikian, industri Batik Indonesia yang merupakan ikon khas budaya Indonesia di kancah internasional dan merupakan industri yang dikembangkan langsung oleh masyarakat juga termasuk pada industri kreatif.  Dalam hal ini industri Batik dapat dikategorikan dalam kelompok industri kreatif dengan katagori:
1.      Kerajinan: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi dan distribusi produk kerajinan antara lain barang kerajinan yang terbuat dari: batu berharga, aksesoris, pandai emas, perak, kayu, kaca, porselin, kain, marmer, kapur, dan besi.
2.       Desain: kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain grafis, interior, produk, industri, pengemasan, dan konsultasi identitas perusahaan.
3.      Desain Fashion: kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, konsultansi lini produk fesyen, serta distribusi produk fesyen.
Batik Indonesia secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun batik terus mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini.
kerajinan batik ini di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah batik tulis sampai awal abad ke-XX , sedangkan batik cap baru dikenal setelah usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920.
Kini batik sudah menjadi bagian pakaian tradisional Indonesia. Batik Indonesia juga merupakan produk unggul dalam negeri yang telah mengantarkan Indonesia ke kancah Internasional. Hal ini dapat dilihat dari penetapan UNESCO  bahwa Batik Indonesia, secara keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.
Penetapan UNESCO tersebut pastinya sangat mendukung terhadap perkembangan Industri batik di Indonesia, baik dalam negeri maupun ke luar negeri. Selain faktor tersebut, terdapat juga faktor lain yang menjadikan industri Batik Indonesia terus berkembang, yaitu kekhasan yang dimiliki batik dan juga karena batik termasuk pada kebutuhan primer manusia ( bahan pakaian).  Kekhasan batik terletak pada penggunaan motif-motifnya. Penggunaan motif ini menunjukkan asal batik diproduksi yang sekaligus mencerminkan kebudayaan daerah tersebut. Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya Bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal dengan ciri kekhususannya sendiri. Batik sebagai Bahan pakaian merupakan kebutuhan dasar manusia di seluruh dunia. Ditambah lagi dengan kecendrungan manusia untuk selalu tampil indah  maka merupakan suatu kewajaran jika saat ini batik merupakan ikon khas Indonesia yang mampu  mendobrak pasar dunia dalam hal mode dan fashion.
Dalam industri kreatif, Konsep pengembangan ekonomi kreatif oleh pemerintah telah mendapatkan respon positif di beberapa daerah di Indonesia. Inisiatif dari pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang mendukung rencana pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya menjadi indikator bahwa daerah tengah berlomba dalam memunculkan karakteristik atau identitas lokal sebagai daya tarik daerahnya. Dengan pengelolaan yang baik terhadap warisan budaya dan kreativitas dari masyarakat maka proses pengembangan ekonomi kreatif di daerah akan berjalan dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerahnya. Begitupula dalam hal pengembangan industri batik.
Setiap daerah penghasil batik di Indonesia tengah berlomba-lomba dalam mengembangkan industri batiknya. Hampir setiap daerah di Indonesia saat ini memiliki batik dengan corak dan motifnya sendiri, saat ini batik seakan telah menjadi raja di kancah budaya dan industri Nasional yang pemasarannya terus melaju tidak hanya dalam negeri.  Cakupan industri batik pun semakin meluas, seiring dengan inovasi dan ide kreatif para pengarajin di daerah masing-masing yang selalu menginginkan hasil terbaik dari produksi batiknya. Dari warna yang awalnya hanya terdiri satu warna, kini sudah bisa kita dapati  batik dengan berbagai paduan warna yang menarik. Jika awalnya batik hanya berfungsi sebagai bahan pakaian saja, saat ini dapat kita temui batik juga dijadikan sebagai bahan tas,  penghias sepatu dan  berbagai macam aksesoris lainnya.
Perkembangan industri Batik Indonesia yang cukup pesat ini merupakan suatu lapangan pekerjaan yang telah banyak menyerap tenaga kerja. Perlu diketahui bersama bahwasanya para pengrajin batik ini tidak hanya didominasi oleh mereka yang sudah dewasa ataupun lansia. Saat ini para pengarjin batik juga didominasi oleh mereka yang notabene-nya masih remaja.  Sebuah contoh, di sebuah kota kecil di Pulau Madura, yaitu Kota Pamekasan yang telah ditetapkan sebagai Kota Batik pada tahun 2008, terdapat sebuah kampung (Banyumas, Desa Klampar  Kecamatan Proppo- Pamekasan) yang merupakan perkampungan pengrajin batik.  Hampir seluruh masyarakat di kampung itu adalah pengrajin batik.  Di kampung itu industri batik masih tergolong home industry, jika kita berkunjung ke tempat itu akan kita temui setiap rumah memproduksi batik.
Bagi masyarakat di kampung itu, membatik adalah sumber penghidupan mereka. Merupakan fenomena yang unik dan inspiratif ketika para remaja di daerah tersebut juga membatik dan biasanya hasil batik dari para remajalah yang menjadi acuan bagi para pengarajin lainnya yang lebih dewasa dari mereka. Hal ini dikarenakan, batik hasil dari para remaja memiliki motif dan warna yang lebih inovatif.  Perlu kita ketahui sebagian besar para remaja di daerah tersebut adalah remaja yang putus sekolah. Tentunya hal ini dikarenakan tempat yang bisa dibilang pedalaman dan juga karena keadan ekonomi. Di sinilah letak peranan industri batik sebagai industri kreatif yang mampu menyerap tenaga kerja dari para remaja yang pendidikannya terputus tersebut yang juga menjadi mediasi kreasi dan keahlian mereka.  Dengan demikian, para remaja dapat menjadi insan produktif yang dapat menghasilkan barang dan jasa guna kemajuan dan kesejahteraan ekonomi Indonesia. Tidak hanya itu saja, tapi industri batik sebagai industri kreatif juga merupakan wahana kreasi dan inovasi bagi para pengrajin batik dalam rangka meningkatkan nilai jual Batik Indonesia baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. 

http://www.bankmandiri.co.id/
"Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari http://www.bankmandiri.co.id dalam rangka memperingati HUT Bank Mandiri ke-14. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.“
tag  <Lomba Blog HUT Bank Mandiri>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar